Jambi, 07 Mei 2025— Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi mengikuti Yudisium Tahap III dan IV Angkatan ke XXIV calon wisudawan semester genap tahun akademik 2024/2025 yang dilaksanakan oleh Fakultas Adab dan Humaniora. Kegiatan yang berlangsung di Aula Fakultas ini mengusung tema “Membangun Sarjana Gen Z yang Islami, Inovatif, dan Berkarakter,” sebagai refleksi dari komitmen prodi dalam membentuk lulusan yang relevan dengan tantangan zaman. Tema yudisium ini dipilih untuk merespons karakteristik Gen Z yang dikenal adaptif, digital native, dan terbuka, namun tetap perlu dibekali dengan nilai-nilai Islami dan karakter yang kuat. Dalam acara tersebut juga diberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik.

Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Dian Mursyidah mengatakan pentingnya sarjana muda dalam mengahadapi tantangan zaman dengan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman “Generasi Z memiliki energi, kreativitas, dan daya adaptasi luar biasa. Tapi semua itu perlu dibingkai dengan karakter Islami dan integritas. Melalui pendidikan di Fakultas Adab dan Humaniora, kami berkomitmen mencetak lulusan yang siap berkarya dengan landasan moral dan intelektual yang kokoh,” tegasnya. Sebanyak 6 mahasiswa Prodi SPI yaitu Ranni Safitri, Supridayani, M. Raihan, Sarina, Mutiara Zahra Ramadhan dan Mukni Sari dinyatakan lulus dan siap melanjutkan kiprah di tengah masyarakat. Mina Zahara selaku Ketua Prodi SPI mengungkapkan “Mahasiswa SPI harus mampu membaca zaman, memahami dinamika sosial, dan menjadi bagian dari solusi. Lulusan kita tidak hanya paham sejarah Islam, tetapi juga harus mampu menerapkannya dalam konteks kekinian secara kreatif dan bertanggung jawab”.

Dengan terselenggaranya yudisium ini, Program Studi Sejarah Peradaban Islam menegaskan komitmennya untuk terus mencetak sarjana Muslim yang tidak hanya memahami sejarah peradaban, tetapi juga siap menjadi inovator dan penjaga nilai dalam kehidupan bermasyarakat.