Jambi – Sebagai bentuk realisasi kerja sama akademik yang telah terjalin, IAIN Kerinci bersama UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menyelenggarakan kegiatan Visiting Lecture yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari kedua perguruan tinggi. Kegiatan ini menjadi salah satu implementasi konkret dari komitmen kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan Visiting Lecture menghadirkan akademisi dari IAIN Kerinci bernama Siti Zahara salah satu dosen Prodi Sejarah Peradaban Islam sebagai narasumber yang membahas berbagai isu strategis tentang masyarakat dan kebudayaan. Melalui forum akademik ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan, bertukar gagasan, serta mendapatkan perspektif baru dari para pakar yang berasal dari institusi berbeda.

Dalam sambutannya, Mina Zahara yang merupakan ketua Prodi Sejarah Peradaban Islam UIN STS Jambi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu akademik sekaligus penguatan jejaring kelembagaan. Selain menjadi sarana transfer ilmu pengetahuan, Visiting Lecture juga diharapkan mampu mendorong lahirnya kolaborasi yang lebih luas dalam bentuk penelitian bersama, publikasi ilmiah, serta program pengembangan sumber daya manusia. Semangat peningkatan mutu melalui kerja sama akademik juga telah diwujudkan sebelumnya melalui berbagai forum diskusi dan kegiatan bersama antara kedua kampus.
Para peserta terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan yang menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap tema yang diangkat. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah untuk mempererat hubungan akademik antara sivitas akademika kedua perguruan tinggi.
Melalui penyelenggaraan visiting lecture ini, IAIN Kerinci dan UIN STS Jambi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program kolaboratif yang berdampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Kedua institusi berharap kerja sama yang telah dibangun tidak hanya sebatas dokumen kesepahaman, tetapi benar-benar diwujudkan dalam berbagai kegiatan akademik yang memberikan manfaat nyata bagi dosen, mahasiswa, dan masyarakat luas. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antar perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing, sejalan dengan tuntutan pengembangan pendidikan tinggi di era globalisasi.